Analisis Kualitatif terhadap Keterikatan Pegawai di Era Pasca Pandemi : Studi Kasus pada Organisasi di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61597/jbe-ogzrp.v3i2.90Kata Kunci:
Ketertarikan Karyawan, Kerja Fleksibel, Era Pasca Pandemi, Analisis Kualitatif, Studi KasusAbstrak
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat keterlibatan karyawan dalam kerangka kerja fleksibel di organisasi-organisasi di Indonesia, dengan fokus pada kendala yang dihadapi dan pendekatan potensial untuk meningkatkan keterlibatan.
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di beberapa organisasi yang menerapkan kebijakan kerja fleksibel. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan karyawan dan manajer, serta analisis dokumen yang terkait dengan kebijakan organisasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam keterlibatan karyawan.
Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi keterlibatan karyawan di era pasca pandemi meliputi fleksibilitas kerja, komunikasi internal, dukungan organisasi, dan peluang pengembangan karir. Karyawan yang merasa memiliki otonomi dalam bekerja, mendapat dukungan dari manajemen, serta memiliki akses untuk pelatihan dan pengembangan karir cenderung lebih terikat dengan organisasi. Namun, ditemukan juga bahwa kurangnya interaksi sosial secara langsung dapat mengurangi keterikatan karyawan jika tidak diimbangi dengan strategi komunikasi yang efektif.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Gerson, Lukman Sangapan, Adler Haymans Manurung, Idel Eprianto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




















